Penelitian Akhir Tahun Prodi Arkeologi Bersama BPCB Jambi

Candi Teluk I dan II merupakan dua Candi di kawasan Candi Muaro Jambi, yang secara admnistratif terletak di Desa kemingking. Posisinya berada di tengah aktifitas pabrik dan penumpukan cangkang kelapa sawit. Setelah cukup lama menunggu, akhirnya Candi teluk II memasuki Tahap pengumpulan Data dan Studi Kelayakan. Studi Kelayakan yang dimaksud bertujuan untuk mempertimbangkan kelayakan pemugaran candi Teluk II. Studi Kelayakan dilakukan oleh pihak Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jambi yang bekerja sama dengan Prodi Arkeologi Universitas Jambi dan juga melibatkan warga sekitar. Program ini dimulai dari hari Senin tanggal 19 Desember sampai dengan 29 Desember 2016.

Sejauh ini perkembangan kegiatan Studi Kelayakan yang dilakukan di Candi teluk II, telah menemukan struktur bangunan Candi Induk yang terletak di sisi utara, dalam kedalaman sekitar 80cm di bawah permukaan tanah. Bagian yang diperoleh adalah bagian kaki Candi yang terdiri 12 lapis bata dengan rata-rata ketebalan 5 cm dengan lebar 12 cm. Selain melakukan ekskvasi atau penggalian, kegiatan ini juga melakukan Survei permukaan, yang kemudian menghasilkan pecahan-pecahan tembikar lokal dan porselin (Dinasti Ming dan Qing).

Potensi Candi Teluk cukup memiliki nilai penting, terutama untuk melihat lokasi pemukiman pada masa klasik di wilayah Muaro Jambi. Lokasi yang terpisah dengan Candi lain, yaitu berada di seberang sungai, menjadi hal unik yang perlu di analisis lagi, mengenai sebab dari keletakan candi teluk I dan II. Prodi Arkeologi Unja bersama BCPCB Jambi, berupaya untuk memberikan sumbangsih atas kemajuan pengungkapan sejarah masa lampau di wilayah Jambi.

Tim Redaksi

Leave Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *