Partisipasi Mahasiswa/i Arkeologi UNJA di Festival Candi Muaro Jambi

Pada tanggal 11-14 Mei 2017, Candi Muaro Jambi yang merupakan kawasan cagar budaya dan objek wisata menjadi tempat untuk terjadinya  perayaan waisak, serta festival yang  digelar  pemerintah Provinsi Jambi dengan melibatkan masyarakat sekitar.  Banyaknya fasilitas acara yang dapat menyebabkan keramaian, memperkuat potensi untuk melahirkan dampak positif dan negatif yang lebih besar dari biasanya dalam berbagai aspek. Menyadari hal ini, pihak  Arkeologi Universitas Jambi mengirim beberapa mahasiswa dan mahasiswinya untuk terlibat dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi, karena  acara yang digelar Pemprov tersebut berlangsung di kawasan Arkeologis.

Adapun pendataan yang dilakukan oleh para mahasiswa dan mahasiswi Arkeologi Universitas Jambi, memfokuskan perhatiannya pada; (1) Ancaman terhadap situs; (2) Antusias masyarakat terhadap situs dan acara; (3) Nilai jual terhadap wisata (Potensi); (4) Dampak pada masyarakat (sosial, ekonomi, budaya, lingkungan dan realigi); (5) Peran stakeholder terkait, panitia, pemerintah dan masayarakat; (6) Fasilitas pendukung (Keamanan dan kenyamanan); serta (7) Kondisi situs setelah acara selesai.

Hasil  atau laporan dari kegiatan ini akan diberikan ke pihak instansi terkait untuk ditinjau; apakah acara ini lebih menimbulkan dampak yang positif, atau lebih menimbulkan dampak negatif. Dengan harapan untuk  acara yang berikutnya di kawasan Candi Muaro Jambi akan lebih baik karena lebih memperhatikan keamanan situs di samping memperhatikan aspek sosial dan ekonomi.

Tim Redaksi

 

Leave Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *