Seminar Untuk Pelestarian Candi Muarajambi Lebih Baik

Seminar Kajian Kepuasan Pengunjung di Candi Muarajambi (Dok. Tri Siswoyo)

Seminar Kajian Kepuasan Pengunjung di Candi Muarajambi, 9/11/2017 (Dok. Tri Siswoyo)

Kepuasan pengunjung di Candi Muarajambi yang masih dipertanyakan menjadi penyebab Arkeologi Unja mengadakan seminar yang bertemakan “Kajian Kepuasan Pengunjung Candi Muarajambi.” Seminar ini diadakan di Museum Siginjai pada tanggal 9 November 2017. Pemateri dalam seminar ialah seorang Dosen di Arkeologi Unja, yaitu Pak Asyhadi Mufsi Sadzali. Selain kehadiran para mahsiswa/i Arkeologi Unja, seminar ini juga dihadiri perwakilan dari BPCB Jambi, Dinas Pariwisata Provinsi Jambi , Museum Siginjai, Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Muaro Jambi, serta Padmasana dan Karang Taruna (sebagai komunitas masyarakat peduli Candi Muarajambi).

Seminar ini telah menampung pendapat dan kritikan terkait pelestarian Candi Muarajambi, sehingga seminar ini menjadi tempat diskusi. Asas musyawarah untuk mufakat telah menjadi landasan sebagaimana yang dikatakan Pak Asyhadi Mufsi Sadzali “Kita harus menyampaikan ke pemerintah dan masyarakat bahwa persoalan dalam pengelolaan itu (pelestarian Candi Muarajambi) harus diselesaikan bersama-sama, dalam artian dengan landasan musyawarah untuk mufakat. Dikarenakan ini terkait kepentingan bersama, bukan kepentingan pemerintah saja, akademisi saja atau masyarakat saja.”

Pak Indra Gunawan selaku kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Muaro Jambi mengiginkan adanya kerjasama antara masyarakat, pemerintah dan instansi terkait untuk melestarikan Candi Muarajambi. “Kita ada penekanan kepada masyarakat di sekitar kawasan Candi Muarajambi, karena Candi Muarajambi adalah cagar budaya yang tentu harus dilestarikan. Kedepannya kita akan menggandeng BPCB untuk bekerja sama, karena ini (Candi Muarajambi) adalah Cagar budaya,” ujar Pak Indra Gunawan.

Seminar ini diharapakan menjadi pengantar menuju pelestarian Candi Muarajambi yang lebih baik sebagaimana yang dikatakan oleh Pak Indra Gunawan, “Dari hasil penelitian di Muarajambi oleh arkeologi, selaku pemerintah Kabupaten Muaro Jambi mengucapkan terimakasih. Mudah-mudahan akan membawa pelestarian Candi Muarajambi yang lebih baik untuk kedepannya, terkait destinasi wisata yang ada di Muaro Jambi khususnya Candi Muarajambi.”

Seminar di Museum Siginjai 9/11/2017 (Dok. Tri Siswoyo)

Seminar di Museum Siginjai, 9/11/2017 (Dok. Tri Siswoyo)

Pertimbangan dari pemerintah juga diharapakan oleh Pak Asyhadi dengan mengatakan “Setelah menyampaikan apa yang telah kita lakukan, harapannya penelitian itu (Kajian Kepuasan Pengunjung Candi Muara Jambi) dijadikan pertimbangan oleh pemerintah untuk sama-sama menghasilkan dampak yang diharapkan,” ujar Pak Asyhadi.

 

Leave Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *