Semarak dari Dies Natalis Arkeologi Unja

Semarak dari Dies Natalis Arkeologi Unja

Arkeologi Unja telah menyawakan kemeriahan di hari jadinya yang ketiga karena mengadakan berbagai kegiatan. Kegiatan yang dimaksud ialah Seminar, Bakti Sosial, Turnamen Futsal, Liburan bersama Siswa/i SD dan Work Shop Karya Ilmiah dan Ilmiah Populer. Jika kita menelusuri semua kegiatan tersebut, barangkali akan memahami berbagai tujuan dan menemukan kesan yang menarik. Dengan demikian, kemeriahan yang dimaksud ialah karena terkandung banyak manfaat dan kesan yang didapatkan dari berbagai kegiatan dalam rangka Dies Natalis kali ini.

Publikasi Hasil Proyek terkait Mata Kuliah

Publikasi Hasil Proyek terkait Mata Kuliah

Arkeologi pada masa sekarang telah memasuki prinsip “Archaeology for Public”. Untuk itu hasil penelitian yang bermanfaat seharusnya diinformasikan atau dipublikasikan kepada semua kalangan, baik melalui tulisan, seminar, forum diskusi ataupun melalui media sosial.

Pembahasan Singkat Seputar Candi Muaro Jambi

Pembahasan Singkat Seputar Candi Muaro Jambi

Temuan arca di sana menjadi indikasi bahwa Candi Muaro Jambi merupakan bangunan agama budha. Ada kemungkianan Kawasan Candi Muaro Jambi merupakan kompleks wihara dan asrama seperti di Nalanda, yaitu tempat tempat para bhiksu dan bhiksuni menuntut ilmu. Selain itu, kawasan ini juga diduga berperan sebagai pemukiman. Hal tersebut ditandai dengan temuan yang berkaitan dengan aktifitas sehari-sehari seperti keramik dengan jumlah yang besar, dan Belanga yang biasa digunakan untuk memasak dalam volume yang besar.

Partisipasi Mahasiswa/i Arkeologi UNJA di Festival Candi Muaro Jambi

Pada tanggal 11-14 Mei 2017, Candi Muaro Jambi yang merupakan kawasan cagar budaya dan objek wisata menjadi tempat untuk terjadinya  perayaan waisak, serta festival yang  digelar  pemerintah Provinsi Jambi dengan melibatkan masyarakat sekitar.  Banyaknya fasilitas acara yang dapat menyebabkan keramaian, memperkuat potensi untuk melahirkan dampak positif dan negatif yang lebih besar dari biasanya dalam berbagai…

Perjalanan Empat Hari Tiga Malam yang Tak Terlupakan

Kuliah lapangan menjadi kegiatan wajib bagi para mahasiswa/i Arkeologi Universitas Jambi yang dilaksanakan setahun sekali untuk satu angkatan. Pada tahun 2017 para mahasiwa/i angkatan 2016 dari Prodi Arkeologi Universitas Jambi telah melaksanakan kuliah lapangan pertamanya di Sumatera Selatan. Tujuan kegiatan ini lebih tepatnya sebagai pengenalan terhadap kehidupan Arkeologi, serta sebagai kesempatan untuk menerapakan Metode 1…

Pencarian Kapal Karam di Perairan Provinsi Bangka Belitung

Perairan di Provinsi Bangka Belitung merupakan bagian jalur perdagangan internasional yang lebih dikenal dengan Jalur Sutera, karena menghubungkan antara Cina, India, Asia Tenggara dan Eropa. Namun  data Arkeologis yang  dipeoleh  pihak BPCB Jambi, belum menemukan bukti yang kuat bahwa pulau ini pernah disinggahi oleh para saudagar Melayu dari abad 7-10 M. Begitu juga bukti Arkeologis…

Artefak dari Situs Rantau Kapastuo Sebagai Petunjuk Adanya Permukiman Masa Klasik Di Kab. Batanghari

Abstrak Permukiman dan sumber air memang tidak bisa untuk dipisahkan. Selain dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari – hari air juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana transportasi dan yang tak kalah pentingnya sebagai keperluan religi. Oleh karna itulah banyak peradaban tumbuh di sekitar tepi perairan, terutama pada masa Hindu, Buddha, Islam dan Kolonial di Indonesia. Situs Rantau…

Candi Tinggi

Pembahasan Singkat Seputar Candi Muaro Jambi

Oleh: M. Sobar Alfahri Program Studi Arkeologi, Universitas Jambi e-mail: Alfahri666@gmail.com Di provinsi jambi, lebih tepatnya di Kabupaten Muaro Jambi, Kecamatan Muaro Sebo, Desa Muaro Jambi, terbentang sisa peradaban kuno berupa percandian, yaitu Candi Muaro Jambi; sebuah kawasan yang memiliki luas sekitar 12 Km persegi. Berdasarkan riwayat penelitian, keberadaan percandian ini pertama kali dilaporkan oleh…

Kontribusi di Masa Libur

Pada umumnya libur merupakan masa yang digunakan untuk beristirahat, bermalasan dan bersenang-senang. Paling tidak sebagian orang mengisinya dengan kegiatan lain yang di luar rutinitas seperti pekerjaan dan perkuliahan. Namun hal tersebut sepertinya berbeda dengan Arkeologi Universitas Jambi. Saat libur semester yang berlangsung dari bulan desember 2016 hingga 23 januari 2017,  sebagian mahasiswa/i Arkeologi Universitas Jambi…

Penelitian Akhir Tahun Prodi Arkeologi Bersama BPCB Jambi

Candi Teluk I dan II merupakan dua Candi di kawasan Candi Muaro Jambi, yang secara admnistratif terletak di Desa kemingking. Posisinya berada di tengah aktifitas pabrik dan penumpukan cangkang kelapa sawit. Setelah cukup lama menunggu, akhirnya Candi teluk II memasuki Tahap pengumpulan Data dan Studi Kelayakan. Studi Kelayakan yang dimaksud bertujuan untuk mempertimbangkan kelayakan pemugaran…

Diskusi Publik

Arkeologi UNJA Buka Ruang Diskusi tentang Cagar Budaya dan Pariwisata

Permasalahan yang kian melarut dalam pelestarian dan pemanfaatan situs-situs arkeologi menjadi objek wisata, seperti Situs Muaro Jambi dan Situs Benteng kolonial di tembesi, mendorong Prodi Arkeologi Unja untuk menyelanggarakan forum diskusi. Forum ini berbentuk  Diskusi Publik dengan tema “Memahami Lebih Dekat Model Pemanfaatan Cagar Budaya Sebagai Objek Parawisata di Provinsi Jambi” Forum diskusi ini menjadi…

Seminar Pertama dari Arkeologi UNJA

Pada tanggal 8 september 2016 prodi Arkaeologi Universitas jambi menunjukan eksistensinya dengan mengadakan seminar pertamanya, yaitu seminar kegiatan yang bertemakan “Jelajah Sumatera”. Tujuannya ialah untuk mempublikasikan hasil kegiatan lapangan dari mahasiswa, dengan menyadari bahwa Arkeologi telah memasuki era dengan paradigma dan prinsip “Archaeolgy  for public”. Kemudian memberikan semangat kepada para mahasiswa khususnya kepada mahasiswa dari…

Makara II

Totalitas dari Prodi Arkeologi Unja Pada Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus

Program Studi Arkeologi Universitas Jambi menunjukan totalitasnya dalam menyelanggarakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus. Dalam agenda kegiatan mahasiswa Arkeologi Universitas Jambi, kegiatan ini disebut “Makara”. Makara merupakan singkatan dari “Malam Keakraban Arkeologi”. Kata Makara sendiri diambil dari sebuah objek cagar budaya yaitu “Makara”. Kegiatan ini dilaksanakan di Kawasan Candi Muaro Jambi selama dua hari satu malam,…